Tuesday, March 1, 2011

Keistimewaan

Setiap jiwa itu pasti punya satu yang diistimewakan oleh setiap orang.
Hanya saja kadang keistimewaan selalu bertanya kepada pikiran.
Apakah layak hati yang seperti ini membuatku terpancar dan menimbulkan takjub bagi orang yang memandang.

Ketenangan

Yang paling berguna diantara semua kesenangan adalah ketenangan, bukan kemampuan juga bukan kemenangan, sebab ketenangan itu lebih dekat dengan kebahagiaan yang bersih, sedang kemenangan dan kemampuan itu lebih bersifat mematahkan ranting setiap hati.
Dan asal kau tau bahwa ketenangan itu baru bisa dicapai bila telah mampu tidak memamerkan kemampuan dan kemenangan.
Dan ketenangan itu juga baru bisa dirasa apabila didalamnya tidak terdapat penghianatan kepada kesetiaan.

Balas dendam

Sungguh tak akan pernah ada keberkahan yang didalamnya ada imbas (terpaan) naluri seimbang yang keruh (seperti balas dendam) sebab yang seperti itu sungguh benar-benar suatu kelalaian, dan kelalaian pasti akan menimbulkan kerusakan, sedang kerusakan sungguh merupakan kemurtadan pada akhlak.
Oleh sebab itu hilangkanlah budaya menyeimbangkan rasa yang keruh didalam hatimu, insya allah kau akan menjadi orang-orang yang sabar dan dicintai oleh Allah dan setiap sesuatu.

Penderitaan

Ingatlah kamu pada semua penderitaan yang telah kau alami didalam lenggang nafsu jalanmu, sebab itu sungguh sebaik-baiknya peringatan dan sebenar-benarnya teman didalam hidupmu.
Karena sesuatu yang baik adalah yang selalu menemani diri di kehidupan seperti penderitaan, bukan halnya seperti bias kebahagiaan yang selalu diharapkan namun selalu meninggalkan kau dan selalu menghancurkan setiap kesempatan.

Kesungguhan dalam berkata-kata

Yang terindah pada setiap perkataan yaitu apabila ada dimaknanya tersembunyi kesungguhan, tidak yang terjerat dengan kepura-puraan apalagi sampai terbakar di keingkaran.
Sebab perkataan yang terjerat oleh kepura-puraan itu menimbulkan kebosanan, dan keingkaran dalam perkataan itu sungguh memberikan kekesalan dan kebencian. Sedang kesungguhan didalam perkataan itu pasti akan membuahkan daripada kecintaan dan kesetiaan.

Kesan pertama

Kesan pada setiap orang itu sungguh jatuh pada titik temu pertama. Disitu kau akan dinilai oleh setiap jiwa hampir sepenuhnya dengan matanya bukan dengan hatinya.
Sebab hati biasa berbicara setelah mata menikam ujung yang dengan kenyataan yang tak empuk...
Dan biasanya mata selalu berusaha menipu hati lewat pandangan jauh kebawah bukan dengan lontaran kata-kata.

Kharisma

Membuat jiwa orang lain bergetar itu tidaklah mudah, harus diperlukan kekuatan kharisma dan takjub rupa seketika, yang tentunya ada dalam hati yang selalu dendang dan pancing semerbak tawa. Karena bila kau selalu asamkan wajah dengan tak mengenal canda, sungguh saat itu kau sudah luput daripada semua sudut mata. Dan itu berarti kau tak seperti intan dan permata, dan itu berarti kau menjadi orang yang biasa bukan yang istimewa apalagi yang teristimewa.
Dan harus kau tau.............
Bahwa kekuatan kharisma dan takjub rupa seketika itu hanya dapat berdiri dan hidup pada sesuatu yang istimewa.

Senyum

Senyum itu ibadah, dan itu mendatangkan berlimpahan pahala dan berkah, tersenyumlah kamu untuk hal yang menyenangkan dan membuat senang orang disebelah dengus nafas bahkan juga terhadap pelepah riuh berlagu hatimu (orang lain/musuhmu) karena harus kau tau sungguh itu adalah senjata bathin yang terdekat, dan sungguh merupakan obat bagi bathin yang tersesat.
Namun harus diingat selalu, bila sampai satu saat senyummu telah sampai pada tingkat mengikat hasrat dan menumbuhkan pemikat yang jelas tak nampak, mulailah saat itu kau kembali menengok kembali apa yang sebenarnya terlahir daripada niat. Karena sungguh bila sampai sesuatu/seseorang menjadi hilangkan malunya akibat senyummu, maka saat itulah kau sendiri sedang menuju kepada kehancuran hatimu.

Akhlak yang mulia

Akhlak yang baik itu ibarat air di padang pasir, dapat menghilangkan dahaga, menyenangkan jiwa, dan dapat buat perut orang lain di sudut pandang lentera hati ikut bergembira.
Ada saat jiwa itu tidak terdengar dendangkan irama, namun itupun hanya sekejap guraian terlena, karena akhlakul kharimah membuat menarik seluruh mata dan ikut menggetar semua jiwa hingga terlena.
Oleh sebab itu berakhlakul kharimahlah kamu dalam sepi dan candamu, karena sungguh dengan begitu kau telah penuhi hasrat semua jiwa yang bosan akan dengung tepak irama senada (rutinitas/yang telah biasa terjadi/orang punya) dan sungguh itupun adalah satu diantara istimewamu yang pertama.

Gengsi

Ingatlah bahwa membawa harga diri terlalu tinggi (gengsi) itu bisa menyebabkan kerusakan pada cipta rentang jarakmu (hubungan) sebab membawa harga diri terlalu tinggi akan segera menciptakan ketakutan yang cukup dijadikan alasan orang lain untuk meninggalkanmu. Dan harus engkau tau justru berderma menawarkan pesona (berani untuk memulai) itulah yang lebih banyak kelak mendatangkan keuntungan bagi rentang jarak jalanmu.

Orang yang paling bahagia atas cinta

Orang yang paling bahagia atas cinta adalah orang yang mengerti dan menghargai daripada noda dalam denting maknanya. Sebab bila sekali saja dahimu berkerut karena tidak seirama dengan terpa yang dijadikan sebagai sanggah dosanya, maka sungguh saat itulah kamu tengah menggali kesetiaan dan menguburnya dengan timbunan puing-puing derita, yang pedihnya tak lama lagi akan kau rasakan.

Orang yang berjiwa mulia

Dan jadilah kamu orang yang dapat dan bisa serta biasa menaklukkan segala keingkaran dan kemungkaran walau diakhiri titik kesetiaan. Sebab bila kau mampu melakukannya niscaya engkau termasuk kedalam golongan orang-orang yang berjiwa mulia yang senantiasa memancarkan kharisma.