Orang yang paling bahagia atas cinta adalah orang yang mengerti dan menghargai daripada noda dalam denting maknanya. Sebab bila sekali saja dahimu berkerut karena tidak seirama dengan terpa yang dijadikan sebagai sanggah dosanya, maka sungguh saat itulah kamu tengah menggali kesetiaan dan menguburnya dengan timbunan puing-puing derita, yang pedihnya tak lama lagi akan kau rasakan.