Friday, February 25, 2011

Menghardik Orang

Janganlah kau berani melempar kata dan memerahkan muka orang yang sedang kau ikutkan dalam ceritamu, meskipun itu hanya timbul sekejap saja tanpa gurat panjang tersusun (terencana). Karena apabila engkau melempar kata dan kemudian orang yang kau tuju itu berubah warna muka dan terlebih orang-orang disekitar dengus nafasmu sampai labuhkan bergetar tawa, maka saat itulah luntur setiap kebaikanmu dan telah hilang berpindah sebagian dosa orang itu kepadamu. Yang demikian itu sungguh sangatlah menguntungkan apabila kamu mengetahuinya.